Civitas Akademika STAKat Negeri Pontianak Merayakan Misa Hari Rabu Abu
Hari ini tepat Rabu, 18 Fabruari 2026 pukul 08.00 WIB misa diadakan di lab liturgi STAKat Negeri Pontianak. Misa dipimpin oleh RP. Mikael Dou Lodo, CP dan satu imam konselebran RP. Laurentius Prasetyo, CDD. Misi perayaaan Rabu Abu berlangsung khusuk dan diikuti oleh mahasiswa, staf dan dosen.
Rabu Abu adalah perayaan yang menandai awal Masa Prapaskah, yakni masa pertobatan selama 40 hari sebelum Paskah. Dalam tradisi Gereja Katolik, perayaan ini sarat dengan simbol pertobatan, kerendahan hati, dan pembaruan hidup rohani.
Dengan menerima abu, umat mengakui: Kerapuhan dan keterbatasan diri, Ketergantungan total kepada rahmat Allah, dan Kebutuhan akan pengampunan dan pembaruan batin.
Dalam homilinya romo Mikael berpesan bahwa: puasa harus benar dilakukan tanpa tekanan dan tanpa pamer seperti yang ditertuang dalam Injil hari (Matius 6: 1-5. 16-18). Lebih lanjut romo Mikael menekan 3 hal pokok pada masa puasa yaitu: Doa, Puasa, Amal Kasih – “Amal Kasih tanpa doa adalah pebuatan sosial, dan Puasa tanpa doa adalah: diet”. Kuncinya adalah puasa dan pantang yang dijalan harus diikuti dengan ketulusan dan doa.
Rabu Abu bukan hanya tindakan pribadi, tetapi juga perayaan bersama Gereja. Umat berjalan sebagai komunitas iman yang saling mendukung dalam pertobatan dan pembaruan hidup. Secara teologis, Rabu Abu mengingatkan bahwa: Manusia diciptakan dari debu (Kej 2:7), Dosa memisahkan manusia dari Allah, dan Pertobatan membuka jalan menuju keselamatan dalam Kristus.
Selamat merayakan Masa Pra Paskah.
