Pengumuman Penerimaan CPNS STAKat Negeri Pontianak 2021
Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri (STAKatN) Pontianak menggelar dies natalies ke-6 di Gedung Praktik Liturgi, Selasa 17 Januari 2023.
Acara dies natalies ke-6 ini diawali dengan diadakannya lomba-lomba yang melibatkan seluruh civitas akademika STAKat Negeri Pontianak. Beberapa acara lomba yang diselenggarakan antara lain membuat dan menghias nasi tumpeng, bola dangdut, paduan suara, stand up comedy, make-up berpasangan dan katekese audio visual. Tidak hanya itu, seluruh warga STAKat Negeri Pontianak juga melaksanakan jalan santai pada Senin, 16 Januari 2023.
Puncak perayaan acara Dies Natalis tahun 2023 dilaksanakan tepat pada hari ulang tahun STAKat Negeri Pontianak yang jatuh pada tanggal 17 Januari. Acara puncak Dies Natalis dimulai dengan acara Misa Dan Pembinaan Rohani yang dipimpin oleh Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus, dilanjutkan dengan pemberkatan Gedung Praktik Liturgi, penandatanganan Prasasti dan pemotongan tumpeng oleh seluruh pengelola STAKat Negeri Pontianak.
Ketua STAKatN Pontianak, Dr Sunarso ST M Eng mengatakan dengan dies natalies ke-6 ini harapnya dapat meningkatkan kebersamaan seluruh warga kampus (dosen, karyawan dan mahasiswa).
“Dengan kebersamaan tersebut, kita bersama-sama membangun STAKatN Pontianak. Sesuai dengan program Kementerian Agama menjadikan tahun 2021/2022 sebagai tahun kerukunan, maka di tahun ini , kita akan terus melanjutkan kebersamaan kerukunan warga kita, tentunya dengan menciptakan kerukunan kita memiliki modal yang kuat untuk maju berkontribusi untuk kementerian agama,” tuturnya.
Turut hadir dalam acara puncak ini adalah beberapa mitra dan juga tamu undangan. Dra. Yosepha Hasnah, M.Si selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Ir. Magdalena, M.M., selaku Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkayang., Meiske Anggrainy,S.Sos, M.M, selaku Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Martinus Sudarno, S.H., selaku Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Drs. Yosef., M.Th., selaku Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Prov. Kalbar dan juga beberapa tamu penting lainnya.
Dalam perayaan dies natalies ini, Sunarso juga menuturkan dalam waktu dekat STAKatN Pontianak akan meningkatkan akreditasi kampus sehingga dapat akan menambah program studi.
“Jangka pendek kita yaitu untuk meningkatkan akreditasi kampus dari baik menjadi baik sekali. . Kita juga akan menambah program studi dan ingin memperluas lahan kampus. Tak hanya itu saja, dalam empat atau lima tahun kedepan, kita ingin STAKatN Pontianak menjadi institut dan setelah itu untuk menaikan levelnya menjadi universitas,” terangnya.
Tidak lupa dalam kata penutupnya, Sunarso mengajak seluruh civitas akademika STAKat Negeri Pontianak untuk mensyukuri bahwa keberadaan STAKat Negeri Pontianak adalah berkat dan rumah seluruh warga STAKat Negeri Pontianak sehingga menjadi tanggung jawab seluruh civitas akademika STAKat Negeri Pontianak untuk inilah rumah kita, saya ingin menghajak kits asemua bersama-sama membangun STAKat Negeri Pontianak menjadi lebih baik.
Penulis: Tetty Novitasari Simbolon
Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak yang diwakili oleh Ketua menghadiri kegiatan “Indonesia-Ethiopia Interfaith Dialogue”. Kegiatan yang didukung oleh Indonesia Ethiopia Friendship Club ini akan digelar di Hawassa pada 05 s.d. 08 Agustus 2024.
Sejumlah anggota delegasi yang hadir pada kegiatan bertajuk Diplomacy of Religious Moderation to Build Interfaith Dialogue ini adalah Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag., Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Rosihon Anwar, M.Ag., Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado Dr. Olivia Cherly Wuwung, S.T., Rektor dan Direktur Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. dan Prof. Dr. Relin Denayu Ekawati, M.Ag., Ketua Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak Dr. Sunarso, S.T., M.Eng., Ketua Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri Dr. Sulaiman dan Plt. Kepala Pusat kerukunan Umat Beragama Kepala Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Dr. Wawan Djunaedi, MA.
Mereka disambut hangat oleh Duta Besar Al Busyra beserta staf. Dikutip dari Kemenag.go.id, Duta Besar Al Busyra memaparkan terkait perkembangan Ethiopia yang sudah mengalami banyak kemajuan di berbagai bidang. “Makanya kita harus terus tingkatkan kesadaran tentang Ethiopia maupun Afrika, baik melalui kegiatan langsung seperti dialog maupun publikasi secara intensif,” ujar Dubes Al Busyra.
Mantan Konjen RI di Houston Amerika Serikat ini pun menyambut baik kegiatan dialog antaragama antara yang menghadirkan tokoh maupun akademisi Indonesia di Ethiopia. Sebab dari dialog ini diharapkan selain bisa meningkatkan toleransi juga membantu merumuskan solusi-solusi atas berbagai konflik keagamaan.
Dari Ethiopia, peserta dialog termasuk Ambaye Ogato dari Ethiopian National Dialogue Commission, Presiden Ethiopia Adventist College Dr. Abraham Dalu, Dr. Melese Madda dari Hawassa University, dan Muhammed Ali dari Dilla University. Beberapa hari kedepan selama kunjungan berlangsung, akan diadakan penandatangan MoU antara Perguruan Tinggi Indonesia dengan Ethiopia Adventist College / Kuyera Adventist University, Gondar University dan Madda Walabu University.
Penulis : Angel M.
Kubu Raya, 28 Desember 2022 – Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak siap melaksanakan reformasi birokrasi yang merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan profesional, sesuai dengan prinsip – prinsip Good Governance. Reformasi Birokrasi secara resmi diterbitkan oleh pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 Tentang Grand Design Reformasi Birokrasi Nasional 2010 – 2025 mengenai pedoman pelaksanaan program reformasi birokrasi Nasional. Di dalam peraturan tersebut terangkum tiga sasaran hasil utama yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik.
Sebagai langkah awal mendukung upaya tersebut, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak secara resmi mencanangkan Pembangunan Zona Integritas (ZI) di STAKat Negeri Pontianak. Acara pencanangan pembangunan ZI di wilayah STAKat Negeri Pontianak yang merupakan sebuah pilot project dilaksanakan di Aula Gedung Santo Agustinus pada Rabu, 28 Desember 2022.
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua STAKat Negeri Pontianak, Dr. Sunarso, ST.,M.Eng menyampaikan “Pelaksanaan ZI ini menyangkut banyak unsur. Tidak hanya tentang pelayanan akademik, tapi juga menyangkut administrasi, keuangan, sarana dan prasana, dan lain sebagainya”, tutur beliau.
Juga dalam sambutannya, ketua STAKat Negeri Pontianak menyampaikan harapan kepada seluruh pimpinan untuk dapat mengimplementasikan ZI pada unit kerja masing-masing. Semua unit kerja diminta memiliki komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan.
“Meskipun pencanangan ZI ini masih dalam bentuk pilot project, sejatinya seluruh unit kerja di lingkungan STAKat Negeri Pontianak harus berusaha mengimplementasikannya dengan target akhir STAKat Negeri Pontianak memperoleh predikat WBK/WBBM”, tegas beliau.
Dalam acara pencanangan tersebut juga turut hadir Reflen Nainggolan, S.H, selaku Kasat Binmas Polres Kubu Raya, AKP, Martinus Sudamo, S.H. selaku Anggota DPRD Prov. KalBar, TH.C. Leydianto, S.I.P.,M.Si., selaku Kaban Kesbangpol KKR, dan Drs. Yosep selaku Pembimas Katolik Kanwil Kemenag KalBar.
Penulis: Tetty Simbolon
Pada tanggal 12-13 Mei 2023 bertempat di Kampus Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak, dilaksanakan kunjungan Tim Asesor BAN-PT dalam rangka melakukan klarifikasi dan penilaian ulang terhadap hasil penilaian Laporan Akreditasi Perguruan Tinggi yang telah dikirim sebelumnya.
Beberapa hal yang masuk dalam penilaian akreditasi meliputi: kurikulum dari setiap program pendidikan, jumlah tenaga pendidik, keadaan mahasiswa, koordinasi pelaksanaan pendidikan, termasuk persiapan sarana dan prasarana, kesiapan administrasi akademik, kepegawaian, keuangan dan sistem informasi dari perguruan tinggi.
Kedatangan TIM Asesor BAN-PT disambut langsung oleh Ketua Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak, Dr Sunarso, S.T.,M.Eng, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, Ketua Program Studi, Kepala Bagian, Kepala Unit Kerja, beserta seluruh civitas akademik kampus.
Dalam kegiatan asesmen lapangan di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak kali ini delegasi Tim Asesor BAN-PT terdiri dari Dr Elka Anakotta, M.Si. dari IAKN Ambon, Dr. Daniel Ronda, M.Th. dari STT Jaffray Makassar didampingi oleh staf BAN-PT dalam seluruh kegiatan Asesmen Lapangan perguruan tinggi.
Asesmen Lapangan adalah proses pelaksanaan penilaian akreditasi progam studi atau perguruan tinggi yang dilakukan oleh asesor dengan mengunjungi lokasi Perguruan Tinggi (face to face mode) dengan jadwal dan agenda kegiatan sesuai dengan ketentuan instrumen akreditasi yang digunakan.
Pada sesi pembukaan asesmen Akreditasi Perguruan Tinggi, dilaksanakan pengenalan panel asesor kepada seluruh tim akreditasi, pengenalan jajaran pimpinan STAKat Pontianak serta dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan Surat Pernyataan Asesmen Lapangan. Dalam pembukaan ini juga dijelaskan bahwa akreditasi merupakan proses evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen perguruan tinggi terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan Tridarma perguruan tinggi, untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan. Evaluasi dan penilaian dalam rangka akreditasi institusi dilakukan oleh team asesor yang terdiri atas pakar yang memahami hakikat pengelolaan perguruan tinggi khususnya mengenai rencana pengembangan, sistem tatapamong, sistem pengelolaan, capaian yang dilaporkan dan rencana pengembangan.
Pada sesi dengan pelaksana penjaminan mutu internal, kegiatan asesmen ini dilakukan untuk beberapa tujuan antara lain konfirmasi pelaksanaan, hasil dan efektivitas proses SPMI meliputi seluruh siklus PPEPP. Selain itu dilaksakan juga pengecekan dokumen standar, manual, instrument/tools, dan laporan berkala hasil SPMI.
Kegiatan asesmen oleh asesor BAN-PT dilakukan untuk mengkonfirmasi data dan informasi yang diajukan perguruan tinggi sebagai dasar dalam penilaian kriteria akreditasi perguruan tinggi. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga untuk menjamin bahwa proses akreditasi dilakukan secara independen, akurat, obyektif, transparan, akuntabel, ketidakberpihakan, kredibel, menyeluruh, efektif, dan efisien (PerBan-PT Nomor 2 Tahun 2017). Asesor melakukan Klarifikasi Data, yang terdiri dari; Laporan Kinerja, Evaluasi Diri, dan data pendukung. Sesuai matriks penilaian BANPT (9 Kriteria).
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari (12-13 Mei 2023) ini dilaksanakan dalam beberapa sesi antara lain sesi dengan pimpinan STAKat Negeri Pontianak, Biro dan Lembaga, sesi dengan pelaksana penjaminan mutu internal, sesi dengan tim akreditasi, sesi dengan (middle) manajemen STAKat Negeri Pontianak, sesi dengan pengguna dan alumni, serta sesi dengan mahasiswa.
Adapun pada hari terakhir kegiatan asesmen dilaksanakan penyampaian feedback dimana didalamnya dilakukan Penyampaian Berita Acara dari Asesor ke Pimpinan STAKat Pontianak dan Pengecekkan Berita Acara Asesmen Lapangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan Penandatanganan Berita Acara Asesemen Lapangan yang dilakukan oleh Ketua STAKat Negeri Pontianak.
Sementara itu dalam mengakhiri kegiatan asesmen, Dr. Sunarso, S.T.,M.Eng menyampaikan rasa terimakasih kepada delegasi tim asesor yang telah bekerja keras dalam pelaksanaan asesmen yang juga merupakan rangkaian pelaksanaan akreditasi yang melekat dengan fungsi evaluasi diri.
“Kehadiran tim asessor ini sangat berguna bagi kami semua, utamanya dalam rangka untuk meningkatkan pendidikan dan mengevaluasi diri. Untuk itu kami mohon bimbingannya agar selalu memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta didik,” Harapnya.
Penulis:
Tetty Novitasari Simbolon
Jumat, 26 Juni 2024 lalu, Dosen STAKat Negeri Pontianak, Oktavianey G.P.H Meman diundang untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Dialog Interaktif dengan tema Merajut Keragaman Budaya dan Toleransi Beragama dalam Menciptakan Keharmonisan di Kehidupan Kampus .
Kegiatan yang dilaksanakan oleh BEM IKIP PGRI Pontianak ini juga dihadiri oleh Prof Dr. H. Zaenuddin, MA selaku Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak untuk memberikan materi. Dalam kesempatan ini, Prof. Zainudin mengajak mahasiswa untuk terus saling bertoleransi dan saling menghargai dan menghormati meski memiliki budaya yang berbeda demi menjaga NKRI.
Oktavianey selaku narasumber mengatakan bahwa kampus harus menciptakan kultur yang saling menghargai dan sebagai generasi muda sikap itu juga harus disuarakan di media sosial. “Kampus itu tempat kita menerima perbedaan. Teman-teman generasi Z walaupun konsen di sosial media, tetap harus selalu mempromosikan keragaman budaya dan mampu merajut perbedaan budaya di Kalimantan Barat. Semboyan bangsa kita Bhinneka Tunggal Ika bermakna kita berbeda-beda tetapi tetap satu. Kampus tempat kita menimba ilmu untuk saling menghargai, bagaimana kampus menciptakan kultur yang saling menghargai. Agama katolik misalnya mengajarkan tentang diskusi kemanusiaan atau toleransi beragama. Sebagai seorang pendidik kita akan menanami modal toleransi, kejujuran dan sebagainya”, ujar Oktavianey.
Penulis: Angel M.
STAKat Negeri Pontianak, Kubu Raya – Program Studi (prodi) Magister Teologi Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak menggelar workshop review kurikulum. Kegiatan ini menghadirkan Prof.Dr.Joko Nurkamto, M.Pd, Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan program studi Pendidikan Bahasa Inggris pada Universitas Sebelas Maret. Workshop ini juga dihadiri oleh Prof.Dr. FX Eko Armada Riyanto, Guru Besar pada Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana yang juga menjabat selaku ketua STFT Widya Sasana.
Workshop Review kurikulum ini dihadiri oleh Ketua STAKat Negeri Pontianak, Bapak Dr. Sunarso, S.T.,M.Eng, wakil ketua 1 dan 3, plt Kaprodi magister teologi. Selain itu workshop ini juga dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan prodi magister teologi STAKat Negeri Pontianak serta perwakilan mahasiswa aktif, alumni dan pengguna lulusan. Workshop ini digelar di Hotel Orchardz A. Yani Pontianak selama tiga hari dimulai dari Senin, 26 -28 Juni 2023.
Dalam kegiatan ini, Ketua STAKat Negeri Pontianak, Bapak Dr. Sunarso, S.T.,M.Eng. menyampaikan “melalui workshop review kurikulum pada prodi Magister Teologi diharapkan setiap pihak yang terlibat dapat lebih mematangkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran serta dapat menjadi acuan penyelenggaraan pendidikan kesetaraan yang lebih baik supaya mencapai profile pelajar Pancasila,” jelasnya dalam sesi pembukaan workshop.
Dalam sesi informatif bersama narasumber, Prof.Dr.Joko Nurkamto, M.Pd. menyampaikan materi mengenai kurikulum dan akreditasi salah satunya mengenai Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Dalam sesi ini juga dijabarkan contoh kurikulum yang telah disusun oleh Prof.Dr.Joko Nurkamto, M.Pd selaku kaprodi S2 dimana pada kurikulum tersebut tersedia berbagai topik penelitian.
“Prodi boleh mengadaptasi (ditambah, dikurangi, digabung, direkonstruksi) sesuai dengan karakteristik prodi yang penting bisa diukur. CPL itu harus bisa diukur,” ungkap Prof.Dr.Joko Nurkamto, M.Pd dalam sesi tanya jawab.
Pada sesi bersama Prof.Dr. FX Eko Armada Riyanto disampaikan secara detail mengenai kurikulum teologi mulai dari teologi dasar, dogmatik dan praktis.
“Prodi magister teologi ini harus dapat menemukan core value. Dari sini kita dapat mereview visi misi, memperbaiki profil lulusan dan muatan kurikulum.” saran Prof.Dr. FX Eko Armada Riyanto.
Terakhir, ia menegaskan pentingnya dokumen kebijakan yang dapat menunjukkan keterkaitan kelas, muatan kurikulum dengan outcome yang berhubungan dengan kreatifitas dosen.
Pada hari terakhir pelaksanaan workshop, Ketua STAKat Negeri Pontianak menyampaikan harapannya dalam menindaklanjuti saran dari para narasumber bahwa hasil dari workshop review kurikulum ini dapat membawa hasil positif untuk perbaikan kurikulum prodi magister teologi STAKat Negeri Pontiank.
“Kualitas lembaga ditentukan juga oleh kinerja para alumni di tempat kerja, lembaga, dan institusi baik swasta maupun pemerintah.” pesannya.
Penulis: Tetty Novitasari Simbolon