Prodi Magister Teologi Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak Mengadakan Workshop Review Kurikulum Demi Mutu Pendidikan yang Lebih Baik

STAKat Negeri Pontianak, Kubu Raya – Program Studi (prodi) Magister Teologi Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak menggelar workshop review kurikulum. Kegiatan ini menghadirkan Prof.Dr.Joko Nurkamto, M.Pd, Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan program studi Pendidikan Bahasa Inggris pada Universitas Sebelas Maret. Workshop ini juga dihadiri oleh Prof.Dr. FX Eko Armada Riyanto, Guru Besar pada Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana yang juga menjabat selaku ketua STFT Widya Sasana.

Workshop Review kurikulum ini dihadiri oleh Ketua STAKat Negeri Pontianak, Bapak Dr. Sunarso, S.T.,M.Eng, wakil ketua 1 dan 3, plt Kaprodi magister teologi. Selain itu workshop ini juga dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan prodi magister teologi STAKat Negeri Pontianak serta perwakilan mahasiswa aktif, alumni dan pengguna lulusan.  Workshop ini digelar di Hotel Orchardz A. Yani Pontianak selama tiga hari dimulai dari Senin, 26 -28 Juni 2023.

Dalam kegiatan ini, Ketua STAKat Negeri Pontianak, Bapak Dr. Sunarso, S.T.,M.Eng. menyampaikan “melalui workshop review kurikulum pada prodi Magister Teologi diharapkan setiap pihak yang terlibat dapat lebih mematangkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran serta dapat menjadi acuan penyelenggaraan pendidikan kesetaraan yang lebih baik supaya mencapai profile pelajar Pancasila,” jelasnya dalam sesi pembukaan workshop.

Dalam sesi informatif bersama narasumber, Prof.Dr.Joko Nurkamto, M.Pd. menyampaikan materi mengenai kurikulum dan akreditasi salah satunya mengenai Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Dalam sesi ini juga dijabarkan contoh kurikulum yang telah disusun oleh Prof.Dr.Joko Nurkamto, M.Pd selaku kaprodi S2 dimana pada kurikulum tersebut tersedia berbagai topik penelitian.

“Prodi boleh mengadaptasi (ditambah, dikurangi, digabung, direkonstruksi) sesuai dengan karakteristik prodi yang penting bisa diukur. CPL itu harus bisa diukur,” ungkap Prof.Dr.Joko Nurkamto, M.Pd dalam sesi tanya jawab.

Pada sesi bersama Prof.Dr. FX Eko Armada Riyanto disampaikan secara detail mengenai kurikulum teologi mulai dari teologi dasar, dogmatik dan praktis.

“Prodi magister teologi ini harus dapat menemukan core value. Dari sini kita dapat mereview  visi misi, memperbaiki profil lulusan dan muatan kurikulum.” saran Prof.Dr. FX Eko Armada Riyanto.

Terakhir, ia menegaskan pentingnya dokumen kebijakan yang dapat menunjukkan keterkaitan kelas, muatan kurikulum dengan outcome yang berhubungan dengan kreatifitas dosen.

Pada hari terakhir pelaksanaan workshop, Ketua STAKat Negeri Pontianak menyampaikan harapannya dalam menindaklanjuti saran dari para narasumber bahwa hasil dari workshop review kurikulum ini dapat membawa hasil positif untuk perbaikan kurikulum prodi magister teologi STAKat Negeri Pontiank.

“Kualitas lembaga ditentukan juga oleh kinerja para alumni di tempat kerja, lembaga, dan institusi baik swasta maupun pemerintah.” pesannya.

 

Penulis: Tetty Novitasari Simbolon

Similar Posts

  • Upacara Hari Kebangkitan Nasional: Kebersamaan antar pegawai

    Senin, 20 Mei 2024 seluruh pegawai STAKat Negeri Pontianak mengikuti upacara bendera di lapangan kampus dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

    Upacara dipimpin oleh Ketua, Dr. Sunarso, S.T., M.Eng. dalam amanatnya beliau mengingatkan kembali akan sejarah kebangkitan nasional yakni berdirinya Boedi Utomo tahun 1908 yang merupakan organisasi yang didirikan oleh Wahidin Sudirohusodo dengan tujuan mengangkat derajat bangsa terutama melalui pendidikan.

    Dalam hal ini, Ketua menekankan tentang kebersamaan antar pegawai dan juga dengan gereja seperti motto perayaan 100 KWI “Berjalan Bersama” agar seluruh civitas akademika di STAKat Negeri Pontianak dapat terus memberikan pelayanan terbaik nya. STAKat Negeri Pontianak juga memiliki semangat kebersamaan yang selalu menjadi jargon dalam setiap event nya yakni “Maju bersama, tumbuh bersama”. Maka Ketua menilai ini sangat cocok untuk perjalanan transformasi STAKat Negeri Pontianak.

    “Mari kita bersama sama meningkatkan layanan terbaik untuk mahasiswa yang adalah calon pemimpin bangsa”, tutup Ketua.

    Penulis : Angel M.

  • Pelaksanaan Vaksinasi di Kampus STAKat Negeri Pontianak dan Audiensi bersama Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan

    Menindaklanjuti kegiatan vaksinasi dosis pertama yang telah berhasil dilaksanakan pada Kamis, 19 Agustus 2021, telah dilaksanakan kegiatan vaksinasi dosis kedua (sinovac) pada Kamis, 16 Agustus 2021 yang merupakan kerjasama antara Dinas Kesehatan Kubu Raya dengan Polda Kalimantan Barat dengan target sasaran sebanyak 400 peserta.

    Pelaksanaan vakasinasi ini diharapkan akan membantu kampus untuk melaksanakan pembelajaran secara blended. Bupati Muda mengatakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan terus mengejar herd immunity dengan melaksanakan vaksinasi di beberapa lokasi setiap harinya.

    Selain pemberian vaksin, kegiatan tersebut dibarengi dengan audiensi bersama para dosen pengajar di kampus dengan harapan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dapat bersinergi dengan STAKat Negeri Pontianak dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

    “Saya sudah diskusi dengan pengolah kampus, banyaklah cerita baik itu yang berkaitan dengan kegiatan mahasiswa, kegiatan penelitian, maupun pengabdian pada masyarakat (PPM),” kata Muda Mahendrawan di Sungai Raya, Jumat.

    Menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan oleh mahasiswa Stakat Negeri Pontianak, terutama untuk kegiatan magang di sanggar kegiatan belajar (SKB), di tempat kesehatan dan lain sebagainya.

    “Jadi banyaklah hal yang bisa dikerjasamakan, sehingga saya berharap kampus ini dapat berjalan dengan lancar, baik pengolahannya maupun infrastruktur karena jalan di sini sudah cukup baik, keamanannya juga baik. Jadi kita kawal semuanya, supaya semua proses yang dilakukan akan kelihatan,” tuturnya.

    Menurut Muda, sebagai salah satu kampus negeri yang terletak di Kubu Raya, Stakat Negeri Pontaiank memiliki banyak keunggulan dan potensi yang akan menghasilkan ide-ide yang baik untuk kemajuan masyarakat.

    Di tempat yang sama, Ketua STAKat Negeri Pontianak, Sunarso menyatakan menyambut baik dialog bersama Bupati Kubu Raya, tentang peluang bekerja sama untuk membangun SDM di Kubu Raya.

    “Kami juga berkontribusi terhadap pembangunan SDM di Kubu Raya. Akan tetapi tidak bisa kami lakukan sendiri karena perguruan tinggi tidak ada sinergi dengan pemerintah dan itu tidak akan berhasil, karena dengan sinergi yang baik, kami ingin benar berkontribusi untuk SDM tersebut,” tuturnya.

    Dukungan yang pertama ialah secara administratif yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan, sarana dan prasarana juga salah satu dukungan yang sudah terwujud berkat Pemerintah Daerah (Pemda).

    “Kami berharap dengan pemda mudah-mudahan dapat memperluas area kampus ini,” katanya.

    Harapan lainnya yaitu keinginan kerjasama dalam bentuk kegiatan kemahasiswaan terkait isu kampus merdeka membutuhkan bahwa mahasiswa STAKat Negeri Pontianak juga belajar secara langsung.

    Menutup rangkaian kegiatan vaksinasi dan audiensi bersama Bupati Kubu raya, ketua STAKat Negeri Pontianak menyampaikan harapannya akan kampus merdeka dimana mahasiswa STAKatN bisa belajar dimana pun tidak hanya di kampus.

     

    Penulis: Tetty Novitasari Simbolon

     

     

  • Penandatangan MoU dan MoA: Kerjasama Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak dan Institut Agama Kristen Negeri Palangkaraya Menguatkan Sinergi Perguruan Tinggi

    Dalam rangka menguatkan sinergi perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama, Ketua STAKat Negeri Pontianak berserta jajaran melaksanakan penandatanganan MoU dan MoA bersama dengan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangkaraya pada Rabu, 24 Januari 2024 di ruang rapat STAKat Negeri Pontianak.

    Ketua Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak, Dr. Sunarso, S.T., M.Eng. berharap dengan adanya Mou dan MoA pada lingkungan perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama dapat menciptakan berbagai bentuk kerjasama yang dapat meningkatkan kualitas perguruan tinggi masing-masing.  

    “Yang penting kita bisa bersilaturahmi disini, dimulai dengan penandatanganan MOU dan dilanjutkan dengan diskusi aksi kedepannya seperti adanya kerjasama dalam pertukaran mahasiswa atau kegiatan seminar, penelitian bersama atau pelatihan bersama.”ungkapnya dalam sambutan.

    Rektor IAKN Palangkaraya, Telhalia, M.Th.,D.Th. menyampaikan bahwasanya kesempatan hari ini adalah salah satu kegiatan yang menjadi prioritas terutama dalam hal kemitraan dan kerjasama yang menyangkut Dharma Perguruan Tinggi.

    Semoga kedepannya STAKat Negeri Pontianak dan IAKN Palangkaraya dapat “Tumbuh Bersama. Maju Bersama,” tutur Telhalia dalam menutup sambutannya.

     

     

    Penulis: Angel Melinda

    Editor: Tetty Novitasari Simbolon

     

     

  • Perayaan Natal Bersama, Pastur Mikael Dou Lodo: “Natal artinya lahir baru.”

    Jumat, 05 Januari 2024 Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak merayakan Natal Bersama Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024 sekaligus Jumat Pertama Bulan.

    Kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi di Gedung Praktik Liturgi secara daring dan luring yang dipimpin oleh Pastur Mikael Dou Lodo, CP bersama Pastur Mayong Andreas Acin, OFMCap., Pastur Laurentius Prasetyo, CDD dan Pastur Gregorius Kukuh Nugroho, CM.

    “Natal bukan hanya sekedar kumpul keluarga tetapi harus mengalami Natal, artinya lahir baru. Tidak ada dendam, tidak ada iri hati. Kehidupan baru dari kelahiran”, ujar Pastur Mikael dalam homili. Pastur juga mengingatkan akan perendahan diri Allah, yang berkenan lahir di tempat yang bukan untuk manusia, maka sebagai manusia kita juga perlu mencontoh teladan Yesus Kristus agar selalu dengan total memberikan sukacita, kedamaian dan harapan bagi sesama serta turut berdoa untuk saudara-saudara di Betlehem yang tidak bisa merayakan Natal karena perang, namun semoga mereka bisa merayakan dalam hati masing-masing.

    Perayaan Natal Bersama 2023 dan Tahun Baru 2024 dilanjutkan dengan ramah tamah bersama seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta mahasiswa/i Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak.

     

    Penulis : Angel M.