Apri Kurniawan, Dosen Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak merupakan salah satu asesor BAN PDM Provinsi Kalimantan Barat.

Apri Kurniawan, Dosen Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak merupakan salah satu asesor BAN PDM Provinsi Kalimantan Barat. Apri ditugaskan untuk melakukan akreditasi di KB Saran Bunda, KB PAUD Imanuel, PAUD Pelita Harapan, dan KB PAUD Umbung Buih pada 10-14 Juni 2024 di Melawi.

Kegiatan dimulai pukul 7 pagi di ruang kelas dengan mengamati proses pembelajaran melalui observasi, dokumen, maupun wawancara dengan guru, maupun orang tua siswa. Visitasi yang dilakukan 2 asesor ini, Apri bersama Dra. Ersih menggunakan Teknik penggalian triangulasi data. Asesor mengumpulkan data, memberikan catatan butir dan melampirkan bukti lengkap agar siapapun yang membaca informasi tersebut mengambil kesimpulan yang sama sekalipun yang bersangkutan tidak melihat secara langsung. Proses penilaian saat visitasi dilakukan dengan observasi proses pembelajaran di kelas, dokumentasi, maupun wawancara dengan guru maupun orang tua siswa sesuai Instrumen Pedoman Visitasi (IPV) PAUD.

Apri berharap adanya akreditasi PAUD ini dapat meningkatkan kualitas sekolah kedepannya. “Harapan untuk sekolah yang diakreditasi adalah supaya terjadi perbaikan kedepannya, akreditasi bukan untuk mencari kesalahan sekolah namun untuk menjadi tolak ukur bagaimana pembelajaran yang sudah dilakukan selama ini sehingga setelah selesai diakreditasi diharapkan terjadi perbaikan sesuai saran-saran yang diberikan.”, imbuh Apri.

 

Penulis : Angel M.

Similar Posts

  • Memaknai Perayaan Dies Natalis STAKat Negeri Pontianak Ke-6

    Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri (STAKatN) Pontianak menggelar dies natalies ke-6 di Gedung Praktik Liturgi, Selasa 17 Januari 2023. 

    Acara dies natalies ke-6 ini diawali dengan diadakannya lomba-lomba yang melibatkan seluruh civitas akademika STAKat Negeri Pontianak. Beberapa acara lomba yang diselenggarakan antara lain membuat dan menghias nasi tumpeng, bola dangdut, paduan suara, stand up comedy, make-up berpasangan dan katekese audio visual.  Tidak hanya itu, seluruh warga STAKat Negeri Pontianak juga melaksanakan jalan santai pada Senin, 16 Januari 2023.

    Puncak perayaan acara Dies Natalis tahun 2023 dilaksanakan tepat pada hari ulang tahun STAKat Negeri Pontianak yang jatuh pada tanggal 17 Januari. Acara puncak Dies Natalis dimulai dengan acara Misa Dan Pembinaan Rohani yang dipimpin oleh Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus, dilanjutkan dengan pemberkatan Gedung Praktik Liturgi, penandatanganan Prasasti dan pemotongan tumpeng oleh seluruh pengelola STAKat Negeri Pontianak.  

    Ketua STAKatN Pontianak, Dr Sunarso ST M Eng mengatakan dengan dies natalies ke-6 ini harapnya dapat meningkatkan kebersamaan seluruh warga kampus (dosen, karyawan dan mahasiswa).

    “Dengan kebersamaan tersebut, kita bersama-sama membangun STAKatN Pontianak. Sesuai dengan program Kementerian Agama menjadikan tahun 2021/2022 sebagai tahun kerukunan, maka di tahun ini , kita akan terus melanjutkan kebersamaan kerukunan warga kita, tentunya dengan menciptakan kerukunan kita memiliki modal yang kuat untuk maju berkontribusi untuk kementerian agama,” tuturnya.

    Turut hadir dalam acara puncak ini adalah beberapa mitra dan juga tamu undangan. Dra. Yosepha Hasnah, M.Si selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Ir. Magdalena, M.M., selaku Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkayang., Meiske Anggrainy,S.Sos, M.M, selaku Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Martinus Sudarno, S.H., selaku Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Drs. Yosef., M.Th., selaku Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Prov. Kalbar dan juga beberapa tamu penting lainnya.

    Dalam perayaan dies natalies ini, Sunarso juga menuturkan dalam waktu dekat STAKatN Pontianak akan meningkatkan akreditasi kampus sehingga dapat akan menambah program studi.

    “Jangka pendek kita yaitu untuk meningkatkan akreditasi kampus dari baik menjadi baik sekali. . Kita juga akan menambah program studi dan ingin memperluas lahan kampus. Tak hanya itu saja, dalam empat atau lima tahun kedepan, kita ingin STAKatN Pontianak menjadi institut dan setelah itu untuk menaikan levelnya menjadi universitas,” terangnya.

    Tidak lupa dalam kata penutupnya, Sunarso mengajak seluruh civitas akademika STAKat Negeri Pontianak untuk mensyukuri bahwa keberadaan STAKat Negeri Pontianak adalah berkat dan rumah seluruh warga STAKat Negeri Pontianak sehingga menjadi tanggung jawab seluruh civitas akademika STAKat Negeri Pontianak  untuk inilah rumah kita, saya ingin menghajak kits asemua bersama-sama membangun STAKat Negeri Pontianak menjadi lebih baik.  

    Penulis: Tetty Novitasari Simbolon

  • Capacity Building: Maju dan Tumbuh Bersama Menuju Transformasi STAKat Negeri Pontianak

    Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak mengadakan kegiatan Capacity Building dengan tema “Tumbuh Bersama, Maju Bersama. Menuju Transformasi STAKat Negeri Pontianak” di Rumah retret St. John Paul II Anjongan, Kalimantan Barat. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh dosen dan staf serta 7 orang mahasiswa ini berlangsung selama 27 – 29 Mei 2024. Digelar selama 3 hari, pantia ice breaking yang merupakan pegawai STAKat Negeri Pontianak bersama dengan narasumber, Romo Gregorius Kukuh Nugroho, CM memberikan begitu banyak permainan dan materi yang menarik.

    Capacity building ini diketuai oleh Joko Dwitanto, S.T., M.M. dalam sambutannya Joko menerangkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk pengembangan Sumber Daya Manusia melalui penguatan institusi. Hal itu juga disampaikan oleh Ketua STAKat Negeri Pontianak yang turut hadir memberikan pengarahan serta membuka kegiatan. “Momen ini diharapkan dapat merilekskan sejenak pikiran serta merenungkan seberapa jauh kebersamaan dan menghidupinya di kampus STAKat.”

    Ketua, Dr. Sunarso, S.T. M.Eng. mengatakan kerjasama dan support antara dosen-karyawan-mahasiswa sangat diperlukan. Contoh paling nyata kerjsama nya adalah dalam hal akreditasi. “Kita semua harus saling support, sebab mahasiswa-dosen-karyawan memiliki keterkaitan. Misalnya dalam hal akreditasi, jika akreditasi baik sekali maka mahasiswa akan lebih berpeluang untuk mengikuti CPNS. Begitu juga pegawai, kaitannya dengan jumlah mahasiwa yang tertarik ke STAKat”, tutur Ketua.

    Sebagai Perguruan Tinggi Katolik yang menjunjung nilai-nilai kekatolikan, hari pertama kegiatan diadakan Misa yang dibawakan oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus. Dalam kotbah nya, Mgr. Agus mendukung penuh Kerjasama antara gereja dan STAKat Negeri Pontianak terutama perubahan bentuk Sekolah Tinggi menjadi Institut serta menciptakan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing.

    Penulis: Angel M.

  • Salah satu Dosen STAKat Negeri Pontianak terpilih sebagai pelatih dalam program English Language Teacher Trainer (ELTT) 2024

    Salah satu dosen Bahasa Inggris Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak, Tetty Novitasari Simbolon, M.A terpilih sebagai salah satu pelatih dalam program English Language Teacher Trainer (ELTT) 2024. Program yang didanai oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta dan World Learning bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan efektivitas guru bahasa Inggris dan pendidik guru di Indonesia.

    Dalam program ELTT yang ketiga ini, World Learning menyeleksi dosen bahasa Inggris dari 10 kota di seluruh Indonesia. Dari banyak pendaftar, terpilih 40 dosen terbaik yang akan melatih 480 guru bahasa Inggris di Indonesia.

    Dalam pembukaan kegiatan Training for Trainers yang juga bertepatan dengan hari ulangtahun ke 75 kerjasama Indonesia-Amerika, Direktur Regional English Language Officer (RELO) Jakarta, Dr. Ruth Goode, menyatakan program ini mendukung penguatan Kemitraan Strategis AS-Indonesia dengan meningkatkan kapasitas melalui pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia.

    Dalam perannya sebagai trainer, Tetty berharap pelatihan yang ia terima nantinya dapat juga bermanfaat bagi guru-guru bahasa Inggris di Taman Seminari maupun Sekolah Menengah Agama Katolik.

     

    Penulis : Tetty